Damar Banten – Presiden Prabowo Subianto membeberkan 10 langkah besar pemerintah dalam mendorong transformasi Indonesia. Agenda tersebut disampaikan dalam Sidang Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Sepuluh agenda itu mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pangan dan komoditas, energi, aset negara, keuangan, pembangunan strategis, kendaraan listrik hingga kebijakan kewarganegaraan bagi talenta Indonesia.
Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Prabowo menargetkan 10.000 Puskesmas di 7.285 kecamatan direnovasi mulai 2027 dengan anggaran sekitar Rp4 miliar per Puskesmas. Pemerintah juga menargetkan renovasi atau pembangunan 514 Laboratorium Kesehatan Masyarakat hingga 2030.
“Rakyat tidak boleh menempuh perjalanan jauh hanya untuk memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Negara harus hadir sedekat mungkin dengan tempat rakyat hidup,” kata Presiden sebagaimana dilansir laman setkab.go.id.
Selain itu, 441 RSUD akan dibangun dan direvitalisasi agar setiap kabupaten/kota memiliki fasilitas kesehatan yang mampu menangani penyakit seperti kanker, jantung, stroke, dan ginjal serta memperkuat layanan ibu dan anak.
Di sektor pendidikan, pemerintah menargetkan seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan selesai direnovasi paling lambat 2029. Ruang kelas juga akan dilengkapi layar pintar interaktif atau Interactive Flat Panel (IFP).
Kedaulatan Komoditas dan Energi
Pemerintah juga akan mengoperasikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini diarahkan untuk membentuk harga acuan komoditas ekspor Indonesia dan meningkatkan posisi Indonesia dalam perdagangan global.
Di sektor energi, pemerintah menargetkan pembangunan 100 gigawatt pembangkit listrik tenaga surya. Tahun ini, 30 gigawatt PLTS ditargetkan dibangun sekaligus menghentikan 13 gigawatt pembangkit listrik tenaga diesel.
Aset Negara hingga Proyek Strategis
Pemerintah akan mengoptimalkan aset BUMN yang belum produktif melalui restrukturisasi dan kerja sama dengan pihak swasta secara terbuka dan kompetitif.
Prabowo juga memperkenalkan Danantara Development Management Fund (DDMF) untuk membiayai proyek strategis jangka panjang, termasuk mobil nasional, motor nasional, hingga pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa.
Indonesia juga akan membangun Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) di Jakarta dan Bali sebagai pusat keuangan, investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial.
“Kita membangun PFII agar modal dunia menemukan kepastian di Indonesia, talenta terbaik bekerja di Indonesia, dan transaksi atas kekayaan Indonesia diselesaikan di Indonesia,” ujar Presiden.
Motor Listrik dan Talenta Indonesia
Untuk mempercepat elektrifikasi transportasi, pemerintah menyiapkan insentif bagi satu juta motor listrik produksi dalam negeri. Kebijakan ini ditujukan untuk menekan biaya kendaraan, mengurangi konsumsi BBM impor, sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik nasional.
Sementara itu, pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi WNI bertalenta istimewa yang dinilai mampu memberikan kontribusi besar bagi kepentingan nasional.
Prabowo menegaskan seluruh agenda tersebut diarahkan untuk mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan nasional.
Penulis : Mardiah

