Damar Banten – Dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI) mendorong pemberdayaan masyarakat Desa Tegalmaja, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang digagas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.
Program tersebut telah berjalan sejak Februari 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga Oktober 2026. Pelaksana program, Bunga dan Sava, yang aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Nuansa Islam UI, mengembangkan berbagai kegiatan pemberdayaan melalui Panggung Literasi Masyarakat Berkelanjutan (Panglimaja).
Panglimaja dikembangkan untuk mendorong masyarakat memanfaatkan potensi desa melalui kegiatan di bidang ekonomi, literasi, pemasaran, dan lingkungan.
Lima Program Panglimaja
Sava mengatakan, Panglimaja memiliki lima program pendukung, yakni Kriya Maja, Media Maja, Mutu Maja, Tunas Maja, dan Asri Maja.
“Kriya Maja itu untuk mengembangkan kerajinan dan produk warga. Kalau Media Maja, kami melibatkan anak-anak muda untuk membantu pemasaran produk lokal. Mutu Maja fokus meningkatkan kualitas produk supaya bisa memenuhi standar nasional,” kata Sava.
Sementara Tunas Maja mendorong peningkatan budaya literasi generasi muda melalui kegiatan membaca dan menulis. Adapun Asri Maja berfokus pada pengelolaan sampah agar lingkungan desa tetap bersih sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Bunga dan Sava juga mengajak Pemerintah Kabupaten Serang bersinergi untuk memperkuat program pemberdayaan yang telah berjalan maupun yang akan dikembangkan di Desa Tegalmaja.
Wakil Bupati (Wabup) Serang Muhammad Najib Hamas mengapresiasi pelaksanaan PPK Ormawa tersebut. Menurutnya, program pemberdayaan yang melibatkan mahasiswa sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Serang dalam mengembangkan potensi desa, termasuk melalui penguatan literasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Program seperti ini bagus karena langsung menyentuh potensi masyarakat desa. Kalau dilakukan terus, saya yakin ini bisa membantu masyarakat lebih mandiri secara ekonomi dan ikut menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang,” kata Najib.
Najib juga menyampaikan terima kasih kepada Kemendiktisaintek yang telah menghadirkan program tersebut di Kabupaten Serang. Ia berharap kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat.
Menurut Sava, keberlanjutan menjadi salah satu hal penting dalam pelaksanaan Panglimaja. Ia berharap berbagai inovasi yang telah dirintis dapat diteruskan masyarakat setelah program PPK Ormawa berakhir.
“Harapannya program ini bukan cuma berjalan selama kami ada di Tegalmaja, tapi bisa terus dilanjutkan masyarakat dengan dukungan pemerintah daerah,” ujar Sava.
Melalui Panglimaja, mahasiswa UI berharap potensi masyarakat Desa Tegalmaja dapat terus dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga keberlanjutan berbagai program yang telah dirintis.
Penulis: Ayu Lestari

