Damar Banten – Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, Puspayani, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan penghijauan serta kebiasaan memilah dan mengolah sampah rumah tangga.
Ajakan tersebut disampaikan Puspayani saat mengikuti kegiatan penanaman pohon bersama Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Nasional di Kelurahan Jati Cempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat dan organisasi kepemudaan.
Dalam kegiatan itu, Forhati Nasional menargetkan penanaman 1.000 pohon bambu. Sebanyak 500 pohon ditanam pada tahap awal dengan fokus penghijauan di sepanjang kawasan pinggir tol, mulai dari jembatan hingga area permukiman Kelurahan Jati Cempaka.
Puspayani mengatakan, penghijauan perlu dilakukan secara berkelanjutan. Namun, kepedulian terhadap lingkungan juga harus diikuti dengan pengelolaan sampah yang baik.
“Penghijauan itu sangat penting, kemudian mengolah dan memilah sampah juga tidak kalah penting untuk kebaikan dan kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bekasi juga terus mendorong penanganan sampah melalui pemilahan dan pengolahan sejak dari rumah tangga. Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa sampah organik masih dapat dimanfaatkan menjadi produk yang berguna.
Puspayani mengungkapkan, Kelurahan Jati Cempaka telah mendapatkan bantuan mesin pengolahan sampah dari BRIN. Mesin tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk sehingga volume sampah yang dibuang ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang dapat dikurangi.
Ia berharap masyarakat, khususnya warga Kota Bekasi, ikut berperan aktif menjaga lingkungan dengan menanam pohon serta membiasakan memilah dan mengolah sampah dari rumah.
Melalui kolaborasi pemerintah, organisasi masyarakat, dan warga, gerakan penghijauan serta pengelolaan sampah diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Penulis : Owi

