By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: BNPB: Aktivitas Gempa Flores Mulai Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

BNPB: Aktivitas Gempa Flores Mulai Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi

Last updated: September 9, 2026 3:15 pm
3 jam ago
Share
3 Min Read
SHARE

Damar Banten – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan perkembangan penanganan bencana gempa di Flores. Memasuki hari ke-24 sejak 15 Agustus 2026, aktivitas gempa mulai menunjukkan penurunan.

Hingga 7 September 2026, tercatat 13.156 kali gempa susulan. Namun, pada pekan keempat jumlahnya menurun menjadi 364 kejadian dan tidak signifikan dirasakan masyarakat.

“Secara umum kondisi gempa di Flores menunjukkan penurunan. Untuk berhenti secara total kembali seperti semula membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan,” ujar Suharyanto Dalam siaran langsung Rapat Penanganan Gempa NTT Erupsi Anak Krakatau dan Karhutla, yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/9/2026).

Dari sisi korban, BNPB mencatat 48 orang meninggal dunia secara langsung akibat bencana. Sementara korban meninggal tidak langsung mencapai lebih dari 87 orang, yang sebagian besar berkaitan dengan penyakit bawaan dan kondisi kesehatan lainnya.

“Tidak ada lagi korban yang meninggal dunia akibat gempa susulan,” katanya.

Jumlah pengungsi juga terus menurun. Dari sebelumnya 179.037 jiwa, kini tersisa 72.864 jiwa. Mereka yang masih mengungsi mayoritas merupakan warga dengan rumah rusak berat.

“Mereka yang masih mengungsi ini adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat dan sekarang secara bertahap kami bangunkan rumah hunian sementara (huntara) atau diberikan dana tunggu hunian,” katanya.

2.142 Ton Logistik Dikirim ke Flores

Sementara untuk bantuan logistik, BNPB menyebut 98,39 persen logistik bagi warga terdampak telah terdistribusi. Hingga 6 September 2026, total logistik yang telah dikirim ke Flores mencapai 2.142 ton. Sebanyak 1.368 ton masuk melalui Labuan Bajo untuk melayani Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, dan Ngada. Sementara 629 ton masuk melalui Maumere untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Sikka, Ende, dan Nagekeo.

“Posko dukungan logistik nasional di Bandara Halim per hari ini juga kami tutup karena logistik-logistik sudah banyak masuk di Flores, tidak ada lagi yang menumpuk di Jakarta,” ujar Suharyanto.

Meski posko di Halim ditutup, BNPB memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap dilayani berdasarkan laporan dari pemerintah daerah maupun posko kabupaten/kota.

Layanan Kesehatan

Sementara itu, kondisi layanan kesehatan di wilayah terdampak juga berangsur normal.

“Rumah sakit dan puskesmas juga sudah melakukan perawatan, kami sudah lengkapi dengan tenda-tenda darurat di depan puskesmas, kemudian juga rumah sakit lapangan juga masih beroperasi,” ujar Suharyanto.

Seiring pelayanan kesehatan di darat mulai pulih, kapal rumah sakit TNI AL yang sebelumnya dikerahkan untuk membantu penanganan warga terdampak juga telah kembali ke pangkalannya masing-masing.

Layanan Pendidikan

“Pembelajaran juga sudah mulai berjalan, sudah kami buatkan sekolah-sekolah darurat, jadi anak-anak tidak terganggu, mereka sudah sekolah di tenda-tenda darurat,” ujar Suharyanto.

Selain pendidikan, layanan psikososial dan trauma healing juga diberikan kepada masyarakat untuk membantu memulihkan kondisi warga yang masih mengalami trauma akibat bencana.

Sementara itu, listrik, BBM, air bersih, hingga jalan nasional dilaporkan relatif kembali normal. BNPB juga masih menempatkan personel di wilayah terdampak untuk mendampingi pemerintah daerah dalam penanganan lanjutan bencana.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Prabowo Ungkap Kapal Induk Asal Italia Akan Diubah Jadi Pangkalan Helikopter dan Drone
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini Tips Kemenkes Lindungi Diri
Anak Krakatau Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tak Mendekat 3 Kilometer
Ekonomi 2027 Ditarget Tumbuh 6 Persen, Investasi Didorong 7 Persen
Peringati HUT ke-63 Wiji Thukul, IKOHI Gelar Peluncuran Buku hingga Konser Musik
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

502 Hektare Areal PBPH Terbakar di Kalsel

2 minggu ago

Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan atas kebakaran 1.511 Hektare

2 minggu ago

Prabowo Targetkan PLTS 100 GWp Terbangun dalam Tiga Tahun

2 minggu ago

250 Rumah di Kampung Adat Sade Terbakar, Kemensos Salurkan Bantuan

2 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?