By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: 502 Hektare Areal PBPH Terbakar di Kalsel
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

502 Hektare Areal PBPH Terbakar di Kalsel

Last updated: Agustus 26, 2026 11:55 am
5 jam ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Kementerian Kehutanan memperkuat pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan setelah luas areal terbakar pada wilayah Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) mencapai 502,89 hektare sepanjang Januari-Juli 2026.

Kemenhut juga mencatat 180 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kalimantan Selatan pada 24 Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, 15 titik atau 8,33 persen berada di dalam areal PBPH, sementara 165 titik lainnya berada di luar kawasan PBPH.

Lima belas hotspot tersebut tersebar di sejumlah areal perusahaan, yakni PT Borneo Indo Tani, PT Inhutani I Unit Riam Kiwa, PT Dwima Intiga, PT Inni Joa, dan PT Inhutani I Unit Pelaihari.

Hotspot Tak Otomatis Berarti Kebakaran

Kemenhut mengingatkan bahwa hotspot merupakan indikasi awal anomali suhu permukaan yang terdeteksi satelit dan tidak otomatis menunjukkan telah terjadi kebakaran.

Karena itu, setiap titik panas harus segera diverifikasi melalui pengecekan langsung di lapangan (ground check) untuk memastikan kondisi sebenarnya dan menentukan langkah penanganan.

BPHL Wilayah XI Banjarbaru memperkuat pemantauan melalui patroli, kesiapsiagaan posko, pengecekan lapangan, hingga pemadaman apabila ditemukan kebakaran.

Kemenhut juga mendorong pemegang PBPH meningkatkan kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, KPH, pemegang PPKH, dan masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap indikasi kebakaran dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak meluas dan mengancam kawasan hutan, lingkungan, kesehatan, maupun aktivitas masyarakat.

Penulis : Mardiah

You Might Also Like

Peringati HUT ke-63 Wiji Thukul, IKOHI Gelar Peluncuran Buku hingga Konser Musik
Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan atas kebakaran 1.511 Hektare
Prabowo Targetkan PLTS 100 GWp Terbangun dalam Tiga Tahun
250 Rumah di Kampung Adat Sade Terbakar, Kemensos Salurkan Bantuan
Hotspot Karhutla Kalimantan Tembus 518 Titik, 12.880 Personel Dikerahkan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Kabut Asap Makin Pekat, Armada Water Bombing Dikerahkan ke Kalimantan

5 hari ago

Indeks Kerukunan Umat Beragama Naik Capai 77,89

1 minggu ago

Dapur Umum Kemensos Produksi 4.100 Nasi Bungkus per Hari untuk Korban Gempa NTT

1 minggu ago

Pascagempa NTT, Pemerintah Segera Bentuk Posko Terpadu

1 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?