Damar Banten – Presiden Prabowo Subianto mengungkap rencana pemerintah menyulap kapal induk asal Italia yaitu kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada menjadi kapal induk untuk helikopter dan pesawat nirawak (drone) untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam menghadapi kebakaran hutan.
“Sebentar lagi kapal induk dari Italia akan masuk ke jajaran angkatan laut kita. Kita akan refurbish, kita rubah untuk menjadi kapal induk helikopter dan untuk drone,” ujar Prabowo saat memimpin Rapat Penanganan Gempa NTT, Erupsi Anak Krakatau dan Karhutla, Senin (7/9/2026).
Kapal yang diperkirakan tiba dipertengahan September ini, mulai berlayar sejak 24 Agustus 2026 dan akan menempuh perjalanan sekitar tiga pekan.
“Saat ini posisi Garibaldi sudah berada di Laut Arab, rencananya apabila tidak ada kendala akan tiba di tanah air pada 17 September 2026,” Kata Laksamana Pertama TNI Tunggul Mengutip pada Kanal YouTube KompasTv.
Bisa Tampung 10 Helikopter Pengangkut Air
Menurut Prabowo, kapal tersebut nantinya mampu menampung sekitar 10 helikopter kelas menengah, seperti Black Hawk dan Mi-17. Helikopter jenis tersebut disebut dapat membawa sekitar 4-5 ton air dalam sekali operasi.
“Kalau kita punya 10 helikopter bisa merapat ke titik api yang terbanyak ini juga akan sangat membantu respons kita,” Katanya
Selain helikopter, pemerintah juga akan memperkuat penggunaan drone berkapasitas besar untuk membantu pemadaman dari udara.
“Dan selanjutnya kita harus mengadakan drone-drone yang bisa melempat air, ada drone yang cukup besar sampai bisa mengangkut dan melempar 50 kilo air.” Ujar Prabowo.
Pemerintah juga akan menambah pesawat untuk operasi modifikasi cuaca dan mengkaji bahan yang paling efektif untuk mendukung upaya tersebut.
Langkah ini menjadi bagian dari arahan Prabowo agar penanganan bencana tidak hanya dilakukan setelah kejadian, tetapi dipersiapkan sejak awal dengan peralatan dan kekuatan yang memadai.
Penulis : Mardiah

