By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Banten Lama Direvitalisasi, Wisata Religi dan Sejarah Diperkuat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
BudayaSeputar Banten

Banten Lama Direvitalisasi, Wisata Religi dan Sejarah Diperkuat

Last updated: Maret 31, 2026 8:08 pm
5 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Pemprov Banten melanjutkan revitalisasi kawasan Kesultanan Banten di Banten Lama, Kota Serang. Program ini difokuskan untuk meningkatkan daya tarik wisata sejarah, budaya, dan religi (30/3/2026).

Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan komitmen tersebut saat Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin di Masjid Agung Kesultanan Banten, Kasemen. Ia mengajak semua pihak ikut menjaga warisan sejarah. “Kita lanjutkan revitalisasi, biar potensi sejarah makin kuat,” ujarnya.

Andra menilai Sultan Maulana Hasanuddin sebagai tokoh penting dalam kejayaan Banten. Ia menyebut, kepemimpinan Sultan membawa Banten menjadi pusat perdagangan besar. “Beliau itu teladan, dari dakwah sampai bangun daerah,” ujarnya.

Menurutnya, Banten pernah menjadi pelabuhan strategis yang menghubungkan banyak bangsa. Perdagangan melibatkan pedagang dari India, Arab, Tiongkok, hingga Nusantara. Hal itu jadi nilai sejarah yang perlu diangkat kembali.

Haul Didorong Jadi Agenda Nasional

Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, mengapresiasi kegiatan haul tersebut. Ia mendorong agar Haul Agung dijadikan agenda nasional (30/3/2026).

Ia menekankan pentingnya menjaga warisan Sultan Maulana Hasanuddin. “Ini sejarah yang harus kita jaga bareng,” ucapnya.

Agus menjelaskan tiga pilar utama peninggalan Kesultanan Banten. Pilar itu meliputi politik, spiritual, dan ekonomi. “Simbolnya ada di Surosowan, Masjid Agung, sama Karangantu,” ujarnya.

Ia berharap momentum haul bisa menguatkan jati diri bangsa. Selain itu, juga mendorong kebangkitan nilai budaya lokal.

Penulis : Ayu Lestari

You Might Also Like

Jembatan Merah Putih Bayah Diresmikan, Bukti Negara Hadir di Pelosok Lebak
Investasi Mengalir, Pengangguran Tetap Tinggi: Mahasiswa Tagih Kerja Nyata Pemprov Banten
Gubernur Andra Soni Dukung Jambore Pemuda Ketahanan Pangan
KKN 18 Bantu Distribusi Air Bersih untuk Warga Parakanlima
Gubernur Banten Sambut Empat Raperda Usulan DPRD
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

KKN 75 Edukasi Warga Kampung Sawah tentang Phishing dan Penipuan Online

4 hari ago

Gubernur Andra Soni: Sukses Butuh Ilmu, Disiplin, Integritas, dan Doa

4 hari ago

HUT ke-19 Kota Serang, HMI MPO Tagih Janji Politik Pemkot

4 hari ago

KKN Kelompok 18 Tutup Program Mengajar dengan Edukasi Anti-Bullying

4 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?