Damar Banten – Musyawarah Daerah (Musda) V Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Banten digelar pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi KPPI Banten untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, dan menyusun strategi organisasi ke depan.
Musda yang berlangsung dengan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten itu dihadiri pengurus provinsi, pengurus kabupaten/kota, serta perwakilan KPPI Pusat.
Ketua KPPI Provinsi Banten, Dr. Encop Sopia, S.Ag., M.A., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan panitia yang telah berkontribusi dalam perjalanan organisasi.
“Momentum ini menjadi ruang refleksi dan ruang perjuangan bersama. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus provinsi, pengurus kabupaten dan kota, serta panitia yang telah berjuang bersama membesarkan KPPI,” ujarnya.
Menurut Encop, perjuangan KPPI tidak hanya bertujuan meningkatkan keterwakilan perempuan di parlemen, tetapi juga meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota perempuan dalam berbagai bidang.

“Dengan kepemimpinan yang baru, saya berharap sinergi dapat berjalan lebih baik lagi, baik dengan pemerintah, DPRD, maupun masyarakat. Terutama bersama DP3AKKB yang selama ini berjalan beriringan dalam isu-isu pemberdayaan perempuan,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk memperkuat solidaritas demi mewujudkan Banten yang maju, adil, dan berperspektif gender.
Ruang Konsolidasi Perempuan Politik
Sementara itu, Ketua Presidium KPPI Pusat yang diwakili oleh dr. Athya Sarastiani menegaskan bahwa Musda merupakan agenda penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.
“Musda KPPI adalah momen penting untuk menyusun strategi organisasi dan memilih pemimpin yang adil serta kompeten agar KPPI semakin maju ke depannya,” tuturnya.
Athya mengatakan perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan di berbagai sektor kehidupan.
“Kita adalah perempuan tangguh yang menjadi penggerak. Melalui Musda ini, semoga KPPI semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap Musda menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi kemajuan perempuan dan pembangunan di Provinsi Banten.
Apresiasi juga disampaikan DP3AKKB Provinsi Banten melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga, Endang Purwata Ningsih, M.Pd., yang hadir mewakili Kepala DP3AKKB Provinsi Banten.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus KPPI Provinsi Banten. Musyawarah Daerah ini merupakan momentum penting sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi untuk menciptakan kemajuan bersama,” ujarnya.
Menurut Endang, perempuan memiliki potensi besar dalam pembangunan daerah sehingga perlu terus didorong melalui berbagai program pemberdayaan.
“Keberadaan KPPI sangat penting sebagai ruang untuk meningkatkan kualitas perempuan lintas partai politik. Diperlukan sinergi antara pemerintah, partai politik, masyarakat, dan organisasi perempuan untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.
Ia menambahkan, perempuan yang terjun ke dunia politik menghadapi tantangan yang tidak ringan karena harus menyeimbangkan peran sebagai istri, ibu, dan pelaku aktif di ruang publik.
Dalam Musda V KPPI Provinsi Banten tersebut, Dr. Encop Sopia, S.Ag., M.A., kembali ditetapkan sebagai Ketua KPPI Provinsi Banten periode berikutnya secara aklamasi.
Penulis: Ayu Lestari

