Damar Banten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang resmi melepas 393 calon jemaah haji (CJH) kloter pertama di Pendopo Bupati Serang, Kamis (23/04/2026).
Sejak pagi, ratusan calon jemaah bersama keluarga memadati lokasi pelepasan. Suasana haru dan khidmat terasa saat para jemaah bersiap berangkat menuju Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, sekitar pukul 08.00 WIB. Turut hadir Gubernur Banten, Andra Soni, yang memberikan dukungan dan doa kepada para jemaah.
Pada musim haji 2026, Kabupaten Serang memberangkatkan total 1.204 calon jemaah yang terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter).
“Totalnya tahun ini ada 1.204 jemaah dari Kabupaten Serang, dibagi ke dalam empat kloter pemberangkatan,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah.

Pesan Jaga Kesehatan
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
“Bapak ibu, nanti baik di Madinah maupun di Mekkah, tolong jaga kesehatan dan ketahanan fisik. Ibadah haji ini menguras tenaga, apalagi dengan perbedaan iklim dan cuaca yang cukup ekstrem.”
Ia menegaskan bahwa kesiapan fisik sangat penting agar jemaah bisa menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan optimal.
“Wukuf di Arafah itu rukun haji yang paling penting. Jadi bapak ibu harus benar-benar jaga kondisi supaya bisa menjalankan puncak haji dengan baik.”
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi antarjemaah dan petugas selama di Tanah Suci.
“Terus saling komunikasi ya, supaya kalau ada yang butuh bantuan bisa cepat ditangani.”
Doa Gubernur
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 393 jemaah resmi dilepas pada hari ini.
“Hari ini ada 393 jemaah yang kita lepas. Kami doakan bapak ibu semua jadi haji yang mabrur, pulang membawa nilai kesabaran, keikhlasan, dan ukhuwah di tengah keluarga dan masyarakat.”
Ia juga menyampaikan harapan agar para jemaah turut mendoakan para pemimpin daerah.

“Kami juga mohon didoakan, semoga kami diberi kekuatan, kesabaran, dan keselamatan dalam menjalankan amanah.”
Andra turut mengungkapkan rasa haru melihat antusiasme keluarga yang mengantar sejak dini hari.
“Tadi saya dengar dari tengah malam sudah mengantar. Bahkan bukan cuma anak, tapi cucu sampai cicit ikut. Artinya bapak ibu dilepas dengan penuh kebahagiaan dan doa.”
Ia pun menutup dengan doa untuk keselamatan para jemaah.
“Semoga berangkat dan pulang kembali dalam keadaan sehat walafiat.”
Penulis: Ayu Lestari

