Damar Banten – Dalam kegiatan Diseminasi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Tahun 2026 di Kabupaten Tangerang (13/5/2026), perempuan didorong untuk aktif membangun jejaring, memperkuat solidaritas, serta meningkatkan kemampuan advokasi dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
Ketua KPPI Provinsi Banten sekaligus Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Gerindra Komisi III, Dr. Encop Sopia, S.Ag., M.A., mengatakan perempuan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan membangun jaringan yang kuat agar dapat berkontribusi lebih luas di tengah masyarakat.
“Perjuangan untuk memperjuangkan kebijakan dan peraturan salah satu upayanya harus berjejaring supaya semakin kuat. Intinya kita harus adaptif, harus berjejaring, dan melakukan advokasi,” tuturnya.

Menurut Encop, perempuan memiliki peran penting tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga dalam organisasi, sosial, hingga dunia politik. Karena itu, perempuan perlu terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungannya masing-masing.
Ia menilai perempuan yang aktif di organisasi maupun dunia politik memiliki peluang besar untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Dengan adanya kolaborasi dan dukungan antarperempuan, berbagai persoalan sosial dinilai akan lebih mudah diperjuangkan bersama.
“Perempuan jangan takut tampil dan mengambil peran. Ketika perempuan saling mendukung dan memiliki jaringan yang kuat, maka suara perempuan akan semakin didengar,” katanya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan diseminasi KPPI tersebut juga menjadi wadah bagi perempuan untuk bertukar gagasan, memperluas relasi, serta memperkuat pemahaman terkait pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah dan pengambilan kebijakan publik.
Melalui kegiatan ini, KPPI berharap semakin banyak perempuan yang aktif berpartisipasi di berbagai bidang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayahnya masing-masing.
Penulis : Ayu Lestari

