By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini Tips Kemenkes Lindungi Diri
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini Tips Kemenkes Lindungi Diri

Last updated: September 6, 2026 4:22 pm
2 bulan ago
2 Min Read

Damar Banten – Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi menyebar ke wilayah Banten, DKI Jakarta hingga Jawa Barat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah dan menjaga diri dari paparan abu vulkanik.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, paparan abu vulkanik dalam jumlah tinggi dapat menyebabkan ISPA, iritasi mata hingga gangguan kulit. Anak-anak, lansia, serta warga dengan penyakit pernapasan dan kardiovaskular menjadi kelompok yang paling rentan.

“Kalau tidak ada kegiatan mendesak, usahakan tetap di dalam rumah. Namun, jika harus keluar, pastikan selalu menggunakan masker dan kacamata,” ujar Budi dalam konferensi pers, Minggu (6/9/2026).

Berikut tips Kemenkes untuk melindungi diri dari abu vulkanik:

  • Batasi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.
  • Gunakan masker dan kacamata saat harus keluar rumah.
  • Jangan mengucek mata jika terkena abu. Segera bilas dengan air bersih.
  • Bersihkan tubuh dan pakaian setelah kembali dari luar rumah.
  • Lindungi kelompok rentan, terutama anak-anak, lansia, serta penderita penyakit pernapasan dan kardiovaskular.
  • Segera ke fasilitas kesehatan jika mengalami batuk, sesak napas, iritasi mata atau gangguan kulit setelah terpapar abu.

“Kalau debu sudah masuk ke mata, jangan dikucek. Bersihkan dengan air dan bila perlu gunakan obat tetes mata,” tegas Budi.

Lebih lanjutnya, Kementerian Kesehatan juga telah mengaktifkan Health Emergency Operating Center (HEOC) di tingkat pusat hingga kabupaten/kota terdampak. Dinas Kesehatan di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat diinstruksikan menyiagakan puskesmas serta rumah sakit untuk beroperasi selama 24 jam guna merespons potensi lonjakan pasien.

Kemenkes juga memastikan kelancaran distribusi logistik medis ke sejumlah wilayah. Pasokan yang disalurkan mencakup masker medis dan N95, tabung oksigen beserta konsentrator, alat uap pernapasan (nebulizer), berbagai obat untuk penanganan ISPA, serta obat tetes dan salep untuk mata dan kulit.

Masyarakat diminta tetap tenang dan mengikuti informasi resmi pemerintah terkait perkembangan erupsi dan sebaran abu vulkanik.

Penulis : Mardiah

[ruby_related total=5 layout=5]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games

2 bulan ago

Prabowo Ungkap Kapal Induk Asal Italia Akan Diubah Jadi Pangkalan Helikopter dan Drone

2 bulan ago

BNPB: Aktivitas Gempa Flores Mulai Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi

2 bulan ago

Anak Krakatau Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tak Mendekat 3 Kilometer

2 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account