By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Di Periode Kedua Irna – Tanto Jangan Hanya Bisa Janji
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
PolhukamUtama

Di Periode Kedua Irna – Tanto Jangan Hanya Bisa Janji

Last updated: April 27, 2021 4:09 am
5 tahun ago
Share
2 Min Read
SHARE

PANDEGLANG – Sejumlah aktivis mahasiswa Kabupaten Pandeglang mengungkapkan dalam periode kedua kepemimpinan Irna Tanto sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang  harus bisa menepati janji kampanyenya, khususnya kebutuhan warga Pandeglang.

Hal ini diucapkan Ketua Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND) Pandeglang Muhammad Fiqri dalam konferensi pers Kelompok Cipayung Plus Kabupaten Pandeglang Senin, (27/04/2021). Ia mengatakan, yang paling krusial di pandeglang adalah sektor lapangan pekerjaan, ini menjadi hal pokok yang harus segara di tuntaskan.

“Kita ketahui bersama dalam kepemimpinan periode kemarin grafik pengangguran di kabupaten pandeglang naik dari 8, 33 % menjadi 8,71%. Artinya, pemerintah dalam masa kepemimpinan periode  kedua ini harus mampu membangun lapangan pekerjaan yang memang diprioritaskan masyarakat pandeglang,” Ucap Fiqri

Lebih lanjut, dikatakan, dalam RT RW yang baru, akan ada banyak pembangunan zona industri di beberapa kecamatan, artinya jangan sampai hal ini hanya untuk mengeksploitasi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Pandeglang

Selain itu harus ada yang harus di kedepankan agar menjadi lapangan kerja untuk masyarakat Kabupaten Pandeglang untuk mengentaskan angka pengangguran.

Sementara itu, Ketua HMI Pandeglang Hadi Setiawan, mengungkapkan, masih buruknya kondisi sosial di Kabupaten Pandeglang karena banyak masyarakat Pandeglang yang masih belum sejahtera

“Kami melihat dalam aspek sosial angka kemiskinan di kabupaten Pandeglang masih tertinggi di wilayah propinsi Banten di bandingkan daerah lain,dari data BPS provinsi,  angka kemiskinan yang ada di kabupaten Pandeglang masih 9,92%,”

Hal ini akibat tidak adanya upaya-upaya yang signifikan oleh pemkab Pandeglang dalam mengatasi kemiskinan tersebut

Pihaknya mun menilai bahwa ini akibat ketidak berhasilan pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam menggerakkan atau mengelola potensi yang ada di Pandeglang, pemberdayaan ekonomi bidang pariwisata dan pertanian masih jauh dari harapan masyarakat.

Penulis : Yusuf Haetami

You Might Also Like

Presiden Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Konflik Global
Menko PMK Buka Uji Publik Batas Maksimal Nikotin dan Tar
Tinjau Tiga Industri di Batam dan Bintan, Wamendag Dorong Ekspor
Wamendag Tinjau Stabilitas Harga Bapok di Pasar Summerland, Batam
Kemensos Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat Bersama Pemda
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Hampir 10% Anak di Indonesia Alami Masalah Kesehatan Jiwa

2 hari ago

BBSPJIKB Gelar Uji Profisiensi Emas

2 hari ago

PPPA Soroti RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

2 hari ago

Menhut Serahkan Akses Kelola Hutan 560 Hektare untuk 411 KK di NTB

3 hari ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?