By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Dikelola Mandiri, Peternakan Susu di Kota Serang Bertahan dan Produksi Stabil
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Ekonomi - BisnisSeputar Banten

Dikelola Mandiri, Peternakan Susu di Kota Serang Bertahan dan Produksi Stabil

Last updated: April 14, 2026 7:16 pm
5 bulan ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Peternakan sapi perah milik pribadi di lingkungan Cilaku, Kota Serang, terus bertahan sejak berdiri pada (2011). Usaha ini dikelola oleh pasangan suami istri, Eman Surahman dan Entin, secara mandiri.

Sebelum proses pemerahan, sapi terlebih dahulu dimandikan agar tetap bersih dan higienis. Perawatan ini dilakukan rutin setiap hari untuk menjaga kualitas susu yang dihasilkan.

Sapi yang bisa diperah adalah sapi yang sudah pernah melahirkan, biasanya berumur sekitar tiga tahun. Dalam satu hari, satu ekor sapi mampu menghasilkan sekitar 10 liter susu dari dua kali pemerahan, pagi dan sore.

Proses pemerahan dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari. Hasil susu kemudian dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi maupun dijual secara langsung.

Selain kebersihan, perawatan kesehatan sapi juga diperhatikan dengan menyediakan beberapa obat dan vitamin untuk menjaga kondisi tetap optimal.

Perawatan Sederhana, Hasil  Optimal

Entin mengatakan bahwa menjaga kebersihan sapi menjadi hal penting dalam beternak.

“Kalau sebelum diperah itu harus dimandikan dulu biar bersih, jadi susunya juga lebih bagus,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa tidak semua sapi bisa langsung diperah.

“Biasanya yang sudah melahirkan, umurnya sekitar tiga tahun baru bisa diperah,” katanya.

Sementara itu, Eman Surahman menyebut produksi susu cukup stabil setiap hari.

“Sehari bisa dapat sekitar 10 liter dari pemerahan pagi sama sore,” ujarnya.

Ia menambahkan, perawatan kesehatan juga jadi perhatian utama.

“Perawatannya kita kasih obat sama vitamin biar sapinya tetap sehat,” katanya.

Meski dikelola secara sederhana, peternakan ini tetap mampu menghasilkan produksi susu yang stabil setiap hari. Usaha ini menunjukkan bahwa ketekunan dalam merawat ternak dapat memberikan hasil yang optimal.

Penulis: Ayu Lestari

You Might Also Like

Pemkot Cilegon Buka Program Beasiswa Cilegon Juara 2026, Pendaftaran Dimulai 11 September
Dua Life Jacket Muncul di Selat Sunda, SAR: Belum Tentu Milik 5 Jurnalis Hilang
Rombongan Wartawan Belum Ditemukan, Tim SAR Lanjutkan Pencarian
GOW Diminta Jadi Kekuatan Perempuan Cegah KDRT dan Kekerasan Seksual Anak
Bupati Serang Doakan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Segera Ditemukan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Dinkes Serang Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Abu Vulkanik GAK

4 hari ago

PSEL Serang Raya Groundbreaking Desember 2026, Kabupaten Serang Siapkan Pasokan 400 Ton Sampah

4 hari ago

Disdikbud Kota Serang Terapkan PJJ Menyusul Aktivitas Gunung Anak Krakatau

7 hari ago

Debu Vulkanik Tebal di Lampung, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Aman

1 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?