By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • Opini
  • Figur
  • Video
Reading: Ilyas; HMI MPO Cabang Serang, Jangan Sampai Kehilangan Kompas Pergerakan!
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • Opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • opini
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
© 2026 Damar Banten.
Opini

Ilyas; HMI MPO Cabang Serang, Jangan Sampai Kehilangan Kompas Pergerakan!

Last updated: November 8, 2026 3:17 pm
8 jam ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) lahir dengan semangat perjuangan, independensi, dan keberpihakan terhadap nilai-nilai kebenaran. HMI tidak sekadar menjadi ruang perkaderan, tetapi juga memiliki tanggung jawab historis sebagai organisasi mahasiswa yang berperan dalam mengawal kehidupan kebangsaan dan keumatan.

Dalam Khittah Perjuangan, arah tersebut telah ditegaskan melalui nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, intelektualitas, dan independensi organisasi.

Namun, pertanyaan yang perlu diajukan hari ini adalah:ke mana arah kompas pergerakan HMI MPO Cabang Serang sebenarnya sedang dibawa?

Penulis melihat adanya persoalan yang patut menjadi bahan refleksi bersama. Arah gerakan HMI MPO Cabang Serang mulai memperlihatkan kedekatan dengan lingkaran kekuasaan. Kondisi ini perlu dikritisi, bukan untuk membangun prasangka terhadap individu atau kelompok tertentu, melainkan untuk mengingatkan bahwa independensi merupakan salah satu prinsip mendasar yang harus dijaga oleh organisasi.

Kedekatan dengan kekuasaan tidak boleh membuat organisasi kehilangan keberanian untuk bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah.

Organisasi mahasiswa seharusnya berdiri sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu menjalankan fungsi kontrol sosial.

HMI tidak boleh terjebak dalam hubungan yang justru membatasi ruang kritiknya sendiri. Sebab, ketika kedekatan dengan kekuasaan lebih diutamakan daripada keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat, organisasi berisiko kehilangan orientasi perjuangannya.

Persoalannya bukan semata-mata siapa yang dekat dengan kekuasaan, tetapi bagaimana kedekatan tersebut memengaruhi sikap, independensi, dan keberanian organisasi dalam merespons persoalan publik.

Oleh karena itu, HMI MPO Cabang Serang perlu melakukan rekonstruksi arah gerakan. Rekonstruksi ini bukan sekadar pergantian strategi atau perubahan pola komunikasi organisasi, melainkan pembenahan cara berpikir dan kesadaran kolektif kader dalam memahami realitas sosial.

Setiap kebijakan pemerintah harus ditempatkan sebagai objek kajian kritis. Kader harus memiliki keberanian untuk mempertanyakan kebijakan, menguji dampaknya, serta menyampaikan kritik berdasarkan argumentasi dan kepentingan masyarakat.

Perkaderan juga tidak boleh berhenti pada pencapaian kompetensi formal semata. Kaderisasi harus mampu melahirkan manusia yang memiliki kesadaran intelektual, kematangan moral, dan keberanian mengambil sikap. Kader HMI tidak seharusnya menerima realitas sosial secara pasif, apalagi membiarkan ketidakadilan berlangsung tanpa respons kritis.

Penulis : Ilyas

Merajut Kembali Sumpah Pemuda Melalui Energi Perkaderan HMI
Menolak Lupa Rentetan Peristiwa September
RUU Perampasan Aset: Negara Harus Punya Taring, tetapi Tidak Boleh Kehilangan Pagar
Akses Literasi Desa Terancam, HMI MPO Serang Sebut Pemangkasan Anggaran Perpusnas Sebagai “Kejahatan Intelektual”
“1920 Yang Besar, Tetap Dipanggil Santri”
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Di Balik Perjamuan Kuasa: Dekonstruksi Politik dalam Narasi Ulang Tahun Mayor Teddy

6 bulan ago

MENCEGAH FITNAH ULTAH MAYOR TEDDY

7 bulan ago

Di Balik Layar Demokrasi: Menatap Kerja Senyap KPU Pasca-Pesta Rakyat

7 bulan ago

22 Tahun Penantian Berakhir: UU Perlindungan PRT Disahkan, Negara Hadir untuk Pekerja Domestik

7 bulan ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?