Damar Banten – Ketua KPPI Provinsi Banten sekaligus Anggota DPRD Provinsi Banten Komisi III Fraksi Gerindra, Dr. Encop Sopia, S.Ag., M.A. memaparkan berbagai hambatan yang masih dihadapi perempuan saat ingin terjun ke dunia politik dalam kegiatan DISEMINASI KPPI Tahun 2026 di Kabupaten Serang, Selasa (20/5/2026).
Menurutnya, hingga saat ini politik masih sering dianggap bukan dunia perempuan. Politik juga kerap dinilai sebagai lingkungan yang keras dan tidak ramah bagi perempuan.
“Politik dianggap bukan dunia perempuan dan dianggap wilayah yang keras serta kotor,” ujarnya.
Ia menilai pandangan tersebut seharusnya tidak dibenarkan. Sebab jika politik dianggap buruk untuk perempuan, maka seharusnya juga tidak pantas untuk laki-laki.

“Kalau definisi politik seperti itu, berarti sama aja dong itu tidak pantas buat laki-laki,” katanya.
Selain stigma sosial, Encop mengatakan hambatan terbesar lainnya adalah kurangnya dukungan dari keluarga, terutama suami.
“Hambatan lainnya perempuan sering tidak dapat dukungan dari keluarga, terutama suami,” tuturnya.
Karena itu, ia mendorong perempuan yang ingin terjun ke politik agar memiliki visi, misi, dan komitmen yang kuat.
“Solusinya kita harus punya visi dan misi yang kuat, mulia, dan ada komitmen,” ujarnya.
Ia berharap perempuan tidak takut mengambil peran di dunia politik dan mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat.
Penulis: Ayu Lestari

