By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Sejarah Hari Anak Internasional
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Utama

Sejarah Hari Anak Internasional

Last updated: Juni 1, 2021 7:36 pm
5 tahun ago
Share
2 Min Read
SHARE

Damar Banten – Hari ini, 1 Juni diperingati berbagai negara sebagai Hari Anak Internasional atau Hari Perlindungan Anak Sedunia.

Hari Anak diciptakan untuk mengubah cara anak dilihat dan perlakukan oleh masyarakat dan juga bertujuan untuk mensejahterakan anak.

Hari Anak Internasional (International Children’s Day) berbeda dengan Hari Anak Universal (Universal Children’s Day) yang biasa diperingati pada setiap tanggal 20 November.

Dikutip dari lama resmi compassion.com peringatan Hari Anak Internasional pertama kali dimulai di Amerika pada tahun 1856 oleh Dr. Charles Leonard, seorang pendeta dari Universalist Church of the Redeemer di Chelsea, Massachusetts.

Saat itu, ia mengadakan kebaktian khusus yang berfokus pada anak-anak. Selama bertahun-tahun beberapa pihak merekomendasikan perayaan tahunan diadakan untuk anak-anak. Sayangnya tidak ada tindakan yang nyata dari pemerintah mengenai Hari Anak.

Presiden sebenarnya sudah menetapkan Hari Anak Nasional tetapi tidak ada perayaan tahunan resmi Hari Anak Nasional yang ditetapkan di Amerika Serikat.

Kemudian, pada tahun 1925 Konferensi dunia untuk Kesejahteraan Anak menyatakan 1 Juni sebagai hari untuk menarik perhatian dunia terhadap masalah yang mempengaruhi anak-anak.

Hari Internasional untuk Perlindungan Anak baru ditetapkan dan dirayakan secara universal pada tahun 1954 yang bertujuan untuk melindungi hak-hak anak, mengakhiri pekerja anak dan menjamin akses pendidikan dan kesehatan.

Penulis : Hamidah

You Might Also Like

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Atlet Peraih Emas Asian Games
Prabowo Ungkap Kapal Induk Asal Italia Akan Diubah Jadi Pangkalan Helikopter dan Drone
BNPB: Aktivitas Gempa Flores Mulai Menurun, 72.864 Warga Masih Mengungsi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Ini Tips Kemenkes Lindungi Diri
Anak Krakatau Masih Siaga Level III, Warga Diminta Tak Mendekat 3 Kilometer
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Ekonomi 2027 Ditarget Tumbuh 6 Persen, Investasi Didorong 7 Persen

2 minggu ago

Peringati HUT ke-63 Wiji Thukul, IKOHI Gelar Peluncuran Buku hingga Konser Musik

3 minggu ago

502 Hektare Areal PBPH Terbakar di Kalsel

3 minggu ago

Kemenhut Sanksi Enam Perusahaan atas kebakaran 1.511 Hektare

3 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?