By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Damar BantenDamar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama Damar Banten
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Video
Reading: Menko AHY dan Wagub Dimyati Tinjau Penataan Kampung Nelayan di Mauk Tangerang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Damar BantenDamar Banten
  • Beranda
  • Utama
  • Seputar Banten
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Wisata-Budaya
  • Olahraga
  • opini
  • Figur
  • Seputar Banten
  • Komunitas
  • Utama
  • Ekonomi – Bisnis
  • Wisata dan Budaya
  • Olah Raga
  • Figur
  • Sorotan
  • Contact
  • Blog
  • Complaint
  • Advertise
  • Advertise
© 2026 Damar Banten.
Seputar Banten

Menko AHY dan Wagub Dimyati Tinjau Penataan Kampung Nelayan di Mauk Tangerang

Last updated: April 17, 2026 9:30 am
2 bulan ago
Share
3 Min Read
SHARE

Damar Banten – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyonobersama Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah meninjau hasil penataan kawasan permukiman nelayan di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/4/2026).

Peninjauan dilakukan di kawasan nelayan Tanjung Anom yang telah mengalami transformasi dari lingkungan kumuh menjadi permukiman yang lebih tertata, asri, dan layak huni melalui kolaborasi berbagai pihak.

Dimyati menyampaikan bahwa program penataan kampung nelayan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.

“Perumahan nelayan ini sangat penting. Selama ini jarang yang tertata rapi, biasanya kumuh dan tidak tertata. Alhamdulillah, di sini dilakukan penataan melalui kolaborasi berbagai pihak,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, koperasi, masyarakat, serta pihak lainnya. Dimyati juga menyoroti skema pembiayaan yang dinilai berpihak kepada nelayan melalui sistem kredit langsung.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat sejumlah kebutuhan yang perlu dilengkapi, seperti fasilitas cold storage, ketersediaan BBM, serta peningkatan infrastruktur kawasan.

“Kami berharap dengan kunjungan ini, infrastruktur di wilayah ini ke depan bisa semakin baik,” katanya.

Sementara itu, AHY menilai penataan kawasan nelayan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas permukiman masyarakat.

“Kami melihat langsung kondisi kawasan yang sebelumnya kurang layak huni, kemudian dilakukan pembangunan, perbaikan, dan penataan rumah masyarakat nelayan,” ujarnya.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya nelayan.

AHY menjelaskan, di atas lahan seluas sekitar 1,3 hektare telah dibangun 110 unit rumah layak huni dengan dukungan berbagai pihak. Kawasan yang sebelumnya kumuh kini berubah menjadi lebih sehat dan tertata.

“Kondisinya berubah jauh, dari sebelumnya kumuh menjadi lebih asri, tertata, dan sehat. Ini bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang aman, bersih, dan produktif,” katanya.

Ke depan, pemerintah akan terus mengembangkan kawasan tersebut tidak hanya dari sisi permukiman, tetapi juga aspek ekonomi dan perlindungan kawasan, seperti pembangunan pabrik es berbasis air laut (slurry ice), penguatan dermaga, serta dukungan pemasaran hasil perikanan.

“Kita ingin kawasan ini tidak hanya rapi, tetapi juga produktif dan memberikan kepastian penghasilan bagi masyarakat nelayan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Tangerang Mochammad Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa penataan kawasan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, Habitat for Humanity, koperasi, dan masyarakat.

Ia menjelaskan, total anggaran penataan kawasan mencapai sekitar Rp13 miliar yang digunakan untuk pembangunan 110 unit rumah serta penyediaan infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, air bersih, sanitasi, hingga fasilitas umum.

“Kami juga memfasilitasi skema kepemilikan rumah melalui koperasi, sehingga masyarakat dapat mencicil dengan ringan,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melengkapi fasilitas pendukung, termasuk pembangunan fasilitas kesehatan dan pendidikan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

“Kami akan terus mengembangkan kawasan ini agar masyarakat nelayan dapat hidup lebih aman, nyaman, dan sejahtera,” pungkasnya.

Penulis : Owi

You Might Also Like

Aktivis Lingkungan Desak Tambang MBLB di Bojonegara dan Pulo Ampel Gunakan Jumbo Bag dan Terpal Standar
Encop Sopia Nahkodai KPPI Banten Periode 2026–2031
Musda V KPPI Banten Tetapkan Encop Sopia Kembali Pimpin Organisasi
Tirta Al Bantani Bangun Pabrik AMDK Tirta Ratu
Setahun Zakiyah-Najib, HMI MPO Serang Soroti Sejumlah Persoalan Daerah
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Find Us on Socials

Berita Terkait

Harga Kebutuhan Pokok di Kabupaten Serang Tetap Stabil Pasca Idul Adha

6 hari ago

Onboarding 2026, GenBI Untirta Satukan Energi dan Perkuat Solidaritas Anggota

1 minggu ago

HMI MPO Serang Desak Satgas Calo Kerja Dibubarkan

1 minggu ago

GenBI UIN SMH Banten Gelar On Boarding 2026 : Siapkan Generasi Muda Adaptif dan Berdampak

2 minggu ago

Damar BantenDamar Banten
© 2026 Damar Banten | PT. MEDIA DAMAR BANTEN Jalan Jakarta KM 5, Lingkungan Parung No. 7B Kota Serang Provinsi Banten
  • Iklan
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?